Boalemo, pagaga.id – Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab), Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo mulai melakukan langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal partai. Momentum ini menjadi ajang penting bagi seluruh kader dalam meneguhkan kembali arah perjuangan dan memperkokoh struktur organisasi menjelang agenda politik besar partai.
Dengan semangat konsolidasi yang tinggi, puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari seluruh kecamatan di Boalemo berkumpul di Grand Amalia, Kamis (6/11/2025), untuk mengikuti lokakarya persiapan Konferda dan Konfercab. Kegiatan ini disebut menjadi pondasi utama bagi keberlangsungan organisasi dan regenerasi kepemimpinan PDI Perjuangan di tingkat daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC PDIP Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, menegaskan pentingnya penyelesaian Konferda dan Konfercab tahun ini sebagai agenda strategis yang tidak bisa ditunda. Ia menekankan bahwa seluruh kader harus siap mendukung penuh keputusan partai, terutama dalam menentukan pimpinan di tingkat provinsi dan kabupaten.
“Sampai hari ini kita belum tahu siapa ketua DPD dan ketua DPC. Siapapun yang direkomendasikan DPP wajib kita dukung,” ujar Eka Putra Noho.
Menurut Eka, loyalitas terhadap keputusan DPP merupakan bentuk kedewasaan politik sekaligus bukti kesetiaan kader terhadap ideologi partai. Ia mengingatkan bahwa kekuatan PDI Perjuangan tidak hanya bertumpu pada figur, tetapi pada konsistensi ideologi dan semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas partai sejak berdiri.
“Kebanggaan kita adalah ideologi. PDIP bukan partai pecundang, partai ini bertahan karena konsistensi ideologinya,” tegasnya kembali
Tak hanya membangkitkan semangat kader lama, Karyawan Eka Putra Noho juga menyoroti tantangan regenerasi dan perubahan zaman. Ia menyampaikan bahwa instruksi DPP sudah jelas struktur partai di semua tingkatan harus mulai membuka ruang bagi generasi muda, khususnya generasi Z, untuk ikut terlibat dalam gerakan politik ideologis PDI Perjuangan.
Eka mengakui bahwa realitas politik masa kini banyak diwarnai sikap pragmatis, terutama dari kalangan muda. Namun, ia optimistis bahwa dengan pendekatan yang tepat dan keteladanan ideologis, PDIP Boalemo mampu menarik minat anak muda untuk ikut berjuang bersama partai.
“Anak muda sekarang pragmatis, tapi kita harus buktikan bahwa PDIP adalah partai perjuangan, bukan kendaraan politik sementara,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan seluruh pengurus PAC agar segera bergerak aktif merekrut kader muda dari desa hingga kecamatan. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari visi besar menjaga kelangsungan ideologis dan soliditas PDIP di Boalemo.
“Kita harus turun langsung ke akar rumput. Rekrut anak-anak muda, tanamkan semangat perjuangan, dan jadikan PDIP rumah besar bagi mereka yang ingin mengabdi untuk rakyat,” pungkasnya.
Lokakarya tersebut menjadi bukti nyata keseriusan PDIP Boalemo dalam memperkuat basis partai sekaligus menyiapkan regenerasi kader menuju arah politik yang lebih solid, ideologis, dan adaptif terhadap dinamika zaman. (*)







