JAKARTA, pagata.id | Masalah ketersediaan air bersih tetap menjadi perhatian serius bagi banyak daerah, tak terkecuali di Kabupaten Boalemo.
Sebagai kebutuhan dasar yang paling vital, pengelolaan air baku membutuhkan sinergi yang kuat antara kebijakan di daerah dan dukungan dari pemerintah pusat.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Selasa (7/4/2026)
Langkah ini diambil untuk mencari formula terbaik dalam memperkuat sistem penyediaan air di bumi Bertasbih.
Dalam kunjungan tersebut, Lahmuddin Hambali turut didampingi jajaran pimpinan DPRD, Direktur PDAM Tirta Boalemo, serta Kepala Dinas PUPR Boalemo.
Kehadiran tim lengkap ini diterima langsung oleh Direktur Air Tanah dan Air Baku Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Bpk. Firman, bersama Kasubdit Perencanaan, Bpk. Pulung.

“Agenda kami hari ini adalah koordinasi dan konsultasi. Fokusnya pada penguatan kapasitas penyediaan air bersih melalui optimalisasi pengelolaan air tanah dan air baku yang dikelola oleh PDAM Boalemo,” terang Lahmuddin di sela-sela pertemuan tersebut.
Dirinya berharap, hasil dari konsultasi ini segera memberikan dampak pada kualitas layanan air di lapangan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian PUPR diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat.
“Tentu harapan besarnya adalah agar layanan air bersih di Boalemo bisa lebih optimal. Kami ingin hasil dari pertemuan ini segera dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan layanan PDAM di daerah, seiring dengan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung daerah dalam pemenuhan infrastruktur dasar bagi publik. (**)







