BOALEMO, pagata.id | Suasana siang yang harusnya jadi waktu istirahat. mendadak berubah jadi mimpi buruk yang mencekam di Desa Sosial, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Seorang remaja laki-laki yang diketahui merupakan siswa kelas 1 SMPN 1 Paguyaman ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus sungai yang meluap pada hari menjelang sore, Senin (5/1/2026)
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula saat korban bersama rekan-rekannya bermain sambil mandi hujan di sekitaran sungai saat cuaca ekstrem mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman video yang beredar, korban diduga terlalu asik bermain hingga tanpa sadar masuk ke bagian sungai yang lebih dalam.
Kondisi cuaca yang semakin buruk membuat debit air sungai naik dengan cepat. Melihat aliran air yang mulai meluap dan arus yang kian deras, teman-teman korban memutuskan untuk segera naik ke daratan. Namun nahas, korban diduga lebih dulu terseret kuatnya arus sebelum sempat menyelamatkan diri.
Penemuan Korban
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan tersangkut di dahan tumpukan kayu tidak jauh dari pemukiman warga. Orang pertama yang menemukan korban adalah seorang warga setempat yang kebetulan melintasi lokasi tersebut.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak mengenakan pakaian, diduga akibat kuatnya terjangan arus sungai.
Korban sempat dilarikan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, nyawa korban sudah tidak dapat terselamatkan.
Isak Tangis Keluarga
Penemuan jenazah korban memicu histeris keluarga. Sang ibu tampak sangat terpukul dan menangis histeris dalam rekaman video yang beredar di media sosial.
Sementara itu, ayah korban yang baru saja kembali dari kebun sempat tidak mengetahui bahwa putranya telah tiada, hingga akhirnya disambut kabar duka setibanya di rumah.
Dari peristiwa ini pihak berwenang mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan deras, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (pd)







