pagata.id | Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Boalemo untuk berobat dan memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ternyata makin jempolan.
Kabar ini terungkap langsung dari hasil Rekonsiliasi Iuran JKN Triwulan III Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Daerah bersama BPJS Kesehatan.
Berdasarkan paparan data resmi tersebut, biaya pelayanan kesehatan masyarakat Boalemo yang ditanggung via JKN hingga September 2026 telah menembus Rp32,95 Miliar!
Angka pemanfaatan yang fantastis ini berbanding lurus dengan kepemilikan jaminan kesehatan masyarakat Boalemo yang sudah menembus 99,20 persen dari total penduduk.
Merujuk pada catatan evaluasi bersama tersebut, fokus utama Pemda kini adalah menggenjot kualitas kepesertaan agar kartu masyarakat selalu siap pakai.
Tingkat keaktifan peserta yang saat ini berada di angka 89,25 persen sedang dipacu menuju target standar keaktifan ideal sebesar 98 persen.
Langkah reaktivasi kartu pun tengah gencar dilakukan secara bertahap untuk 13.568 jiwa peserta agar akses berobat masyarakat tetap terjamin lancar.
Tingginya antusiasme masyarakat dalam berobat tentu membutuhkan fondasi pembiayaan yang makin solid, transparan, dan terencana dengan sangat matang.
Dari data penerimaan iuran yang berada di angka Rp18,67 Miliar, Pemda bersama pihak terkait kini aktif menyelaraskan kembali alokasi anggaran daerah.
Langkah percepatan ini mencakup komitmen penyelesaian akumulasi kewajiban iuran Pemkab Boalemo periode 2023 hingga 2025 sebesar Rp9,90 Miliar.
Pemda juga menyelaraskan selisih kurang bayar berjalan tahun 2026 sebesar Rp1,65 Miliar dari komponen TPP, TPG, serta Jasa Medis.
Dalam dokumen perencanaan tersebut, anggaran iuran ASN yang ada sebesar Rp11,88 Miliar sedang disesuaikan agar pas dengan kebutuhan ideal Rp23,51 Miliar.
Penyesuaian serupa juga disiapkan untuk menutup potensi selisih anggaran di sektor PBPU Pemda sebesar Rp839,1 Juta agar semua posisi aman.
Guna memastikan tata kelola makin presisi, sistem digital diterjunkan melalui pemanfaatan Aplikasi ARIP dan ketepatan kode akun potongan.
Penyampaian data By Name By Address untuk penerima TPP, TPG, hingga Jasa Medis juga ditertibkan secara rutin setiap bulannya.
Kesimpulannya, tingginya pemanfaatan layanan medis menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Boalemo makin melek kesehatan dan terlayani dengan baik.
Komitmen bersama dalam memoles tata kelola anggaran dan pemanfaatan sistem digital ini jelas menjadi modal utama demi mewujudkan Boalemo yang sehat, aman, dan sejahtera! ** (pd)





























