BOALEMO, pagata.id | Kesuksesan program pemerintah daerah sangat bergantung pada soliditas koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan jajaran di tingkat desa hingga kecamatan.
Tanpa disiplin dan komitmen dari para pemangku kebijakan di wilayah terkecil, target kesejahteraan masyarakat dipastikan akan sulit tercapai.
Kondisi inilah yang memicu kritik pedas dari pucuk pimpinan di Kabupaten Boalemo.
Dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar di Pendopo Halaman Kantor Bupati, Senin Kemarin (4/5/2026), Bupati Boalemo Rum Pagau melontarkan sentilan keras terkait rendahnya kedisiplinan sejumlah aparat desa dan kecamatan.
Bupati menyoroti kontradiksi perilaku oknum aparat yang sulit diajak berkoordinasi namun sangat rajin menagih hak kepada pimpinan melalui pesan singkat pribadi.
“Kita jangan hanya pintar menuntut hak, tetapi tidak mampu bekerja. Hadir di rapat saja susah, datang terlambat, tapi kalau tunjangan terlambat Bupati yang di-WA (WhatsApp),” ungkap Rum Pagau dengan nada lugas.
Pesan menohok ini disampaikan sebagai peringatan agar seluruh Camat dan Kepala Desa memperbaiki performa kerja mereka. Menurutnya, keseimbangan antara kinerja dan pemenuhan hak adalah kunci utama profesionalisme.

“Saya minta marilah kita saling menghargai. Saling menghargai itu lebih baik dan akan membuat roda pemerintahan berjalan harmonis,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawasi kinerja jajarannya, Bupati Rum Pagau pun menjanjikan pola evaluasi baru yang lebih menyentuh tingkat bawah secara langsung.
“Insya Allah rapat seperti ini nantinya akan kita laksanakan di tiap-tiap kecamatan. Kita akan evaluasi kembali program-program pemerintah yang dilaksanakan di desa maupun kecamatan secara langsung di lapangan,” pungkasnya. (pd)







