BOALEMO, pagata.id | Posyandu sekarang tidak boleh lagi dipandang sebelah mata cuma sebagai tempat imunisasi atau nimbang balita. Bukan apa lagi di Boalemo, lembaga ini kembali menjadi ujung tombak yang mengawal hak-hak dasar masyarakat secara menyeluruh.
Gebrakan ini dikukuhkan langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, saat meluncurkan Implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayah kerja Puskesmas Pangi, Kecamatan Dulupi, Selasa (13/1/2026).
Melalui transformasi ini, lima desa di wilayah tersebut kini punya standar baru: Posyandu harus mampu mendeteksi dini masalah sosial, membantu pendataan pendidikan, hingga menjaga ketertiban lingkungan.
Wabup Lahmudin menegaskan bahwa transformasi besar ini nggak akan jalan maksimal tanpa dukungan penuh dan kerja sama yang utuh.
Orang nomor dua didaerah itu memberikan instruksi tegas kepada Camat, Kepala Desa, dan tim pembina untuk tidak setengah hati dalam memberikan dukungan, terutama soal kebijakan dan penganggaran melalui Dana Desa.
Baginya, Posyandu adalah wajah terdepan pelayanan publik yang harus didukung totalitas secara finansial maupun regulasi.
“Olehnya pesan saya kepada camat, kepala desa dan seluruh tim Pembina Posyandu yang ada di lima desa di wilayah kerja Puskesmas Pangi supaya dapat memberikan dukungan penuh, baik dari segi kebijakan maupun penganggaran melalui dana desa” Ungkap Wabup saat memberikan sambutan pada kegiatan
Momen peluncuran serentak ini berlangsung solid dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci, mulai dari Ketua TP. PKK Boalemo Hartati Moha Pagau, Wakil Ketua TP. PKK Rina Sarkam Hambali, hingga Camat Dulupi Raplin Kamumu.
Kehadiran para kepala desa dan masyarakat setempat di lokasi juga menjadi sinyal kuat bahwa transformasi Posyandu ini siap dikawal langsung demi pelayanan warga yang lebih responsif dan modern. (**)







