BOALEMO, pagata.id | Satu tahun kepemimpinan PAHAN untuk Boalemo tidak dirayakan dengan seremoni mewah. Pemerintah daerah justru memilih cara yang lebih inklusif dengan terjun langsung merangkul warga lewat aksi sosial yang nyata.
Genap satu tahun memimpin, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo memilih merayakannya dengan cara yang menyentuh. Bertempat di Rumah Dinas Bupati, Jumat (20/2/2026), Pemerintah Kabupaten menggelar buka puasa bersama sekaligus menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat dhuafa.
Langkah nyata terlihat dari penyaluran 500 paket bantuan yang sumber dananya berasal dari zakat profesi ASN di lingkungan Pemkab Boalemo. Setiap bulannya, gaji para aparatur sipil ini rutin dipotong 2,5 persen untuk dikelola menjadi aksi sosial.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyebut langkah ini sebagai bentuk kepedulian kolektif para pegawai terhadap kondisi ekonomi warga.
“Paket bantuan ini adalah bukti ketulusan hati para ASN di Boalemo. Mereka secara rutin menyisihkan sebagian penghasilannya tiap bulan untuk memastikan saudara-saudara kita yang kurang beruntung tetap bisa terbantu,” ungkap Rum Pagau.
Tak berhenti di situ, orang nomor satu di Boalemo itu mendorong gerakan ‘Sedekah Seribu Sehari’ sebagai solusi sederhana namun berdampak masif. Baginya, konsistensi dalam nominal kecil jauh lebih berarti daripada rencana besar yang tidak terealisasi, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan di daerah.
Bupati Boalemo juga memberikan pesan reflektif yang kuat agar masyarakat tidak ragu dalam memulai kebaikan, meski harus diawali dengan sedikit paksaan pada diri sendiri.
“Memang terkadang kebaikan itu perlu dibiasakan dengan paksa. Ibaratnya, jauh lebih baik kita sedikit dipaksa untuk masuk surga, daripada harus sukarela melangkah ke neraka,” tegasnya.
Langkah nyata ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial satu tahun kepemimpinan, tetapi jadi pemantik konsistensi bagi seluruh elemen di Boalemo untuk terus saling bantu. Mari kita nantikan dampak dari gerakan ‘Sedekah Seribu Sehari’ ini ke depannya. (pd)







