BOALEMO, pagata.id | Pembangunan sebuah daerah sering kali hanya diukur dari angka-angka pertumbuhan ekonomi dan deretan infrastruktur baru yang menjulang. Namun, Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, memberikan perspektif berbeda dalam gelaran MTQ tingkat Kabupaten Boalemo
Ia mengingatkan bahwa kemajuan fisik bisa menjadi semu jika tidak berpijak pada fondasi akhlak yang kuat. Pesan mendalam terkait arah pembangunan daerah ini disampaikan Lahmuddin saat menghadiri pembukaan MTQ XII Kabupaten Boalemo di Alun-Alun Tilamuta, Senin (20/4/2026).
Dirinya menegaskan bahwa kemajuan fisik daerah tidak akan berarti banyak tanpa dibarengi kualitas spiritual yang mumpuni dari masyarakatnya. Oleh karena itu, Lahmuddin menekankan bahwa indikator keberhasilan pembangunan di Boalemo tidak boleh hanya dilihat dari megahnya infrastruktur yang dibangun.
“Kita dapat membangun infrastruktur dan memperluas berbagai sektor pembangunan, namun jika tidak dibarengi dengan akhlak yang baik, kejujuran, dan rasa tanggung jawab, maka semua itu tidak membawa keberkahan,” tegas Lahmuddin di hadapan para undangan dan kafilah.

Menurutnya, kualitas moral dan spiritual masyarakat adalah fondasi utama dari sebuah daerah yang benar-benar maju. Melalui momentum MTQ XII ini, ia berharap komitmen untuk membangun tatanan masyarakat yang berlandaskan nilai keimanan dan ketaqwaan semakin mengakar kuat.
Perhelatan yang berlangsung meriah di pusat kota Tilamuta tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah yang unggul dalam seni baca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mencetak generasi yang memiliki integritas tinggi untuk membangun Kabupaten Boalemo di masa depan. (pd)







