pagata.id | Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boalemo terbukti menjadi pilar penting pendamping pemerintah daerah dalam merespons berbagai krisis kemanusiaan secara cepat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, di sela-sela penyerahan hak santunan bagi para penerima manfaat (mustahik) yang digelar di halaman Kantor BAZNAS Boalemo, Rabu (12/8/2026).
Agenda penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh Sekda Boalemo Prof. Dr. Nurdin Baderan, SP, M.Si, serta pimpinan BAZNAS Boalemo Mus Moha, S.Sos bersama jajaran pengurus wilayah.
Dalam arahannya, Rum Pagau mengakui efisiensi BAZNAS yang mampu memotong rantai birokrasi anggaran daerah di saat warga membutuhkan pertolongan mendesak.
Menurutnya, regulasi keuangan pemerintah daerah sering kali membutuhkan proses panjang, berbeda dengan BAZNAS yang memiliki fleksibilitas tinggi.
“Kas daerah memang memiliki anggaran, namun pencairannya terikat aturan ketat dan tidak bisa serta-merta dikeluarkan. Di sinilah letak keunggulan BAZNAS. Hanya berbekal disposisi dari Bupati, dalam hitungan dua hingga tiga jam dana darurat sudah bisa langsung disalurkan ke masyarakat,” ungkap Rum Pagau.
Langkah taktis ini dinilai sangat membantu warga yang tertimpa musibah mendadak, mulai dari korban kebakaran, insiden kecelakaan, hingga mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan darurat.
Atas dedikasi tersebut, Pemkab Boalemo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran amil BAZNAS. (**)





























