Boalemo, pagata.id – Biasanya, rapat paripurna dikenal sebagai agenda resmi yang berlangsung penuh keseriusan dan tata aturan yang ketat. Namun, Rapat Paripurna ke-34 DPRD Kabupaten Boalemo yang digelar Jumat (21/11/2025) memberikan sedikit warna berbeda. Meski seluruh agenda berjalan formal, suasana menjadi lebih hangat di akhir rapat berkat sentuhan humor dari Ketua DPRD.
Rapat yang dibuka oleh Ketua DPRD, Karyawan Eka Putra Noho, itu turut dihadiri Wakil Bupati Lahmudin Hambali, para pimpinan OPD, dan unsur Forkopimda. Mereka mengikuti pembahasan serius soal RAPBD 2026, meski akhirnya suasana berubah lebih santai berkat humor dan pantun jenaka sang Ketua yang sukses mencuri tawa hadirin.
Agenda rapat meliputi penyampaian pidato pengantar kepala daerah terhadap RAPBD 2026, penyampaian pandangan umum fraksi, serta tanggapan atau jawaban pemerintah daerah atas pandangan fraksi-fraksi tersebut. Selama pembahasan, dinamika berjalan formal sebagaimana rapat paripurna pada umumnya.
Namun di penghujung kegiatan, suasana berubah lebih ringan ketika Ketua DPRD menyisipkan humor dan menutup rapat dengan pantun jenaka. Momen tersebut membuat beberapa peserta rapat tersenyum dan tertawa kecil sebuah kontras menyenangkan di tengah agenda pembahasan anggaran yang padat.
Dengan nada santai, Ketua DPRD membacakan pantun yang langsung mencuri perhatian:
“Menanam jagung di kebun kita,
Jangan lupa disiram aura kasih.
Cukup sekian dan terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Pantun tersebut sontak mengundang tawa kecil dan senyum lepas dari sejumlah hadirin. Bahkan para pejabat yang sebelumnya duduk dengan ekspresi tegang pun terlihat menikmati momen itu. Suasana rapat yang sepanjang acara terkesan formal pun berubah lebih hangat dalam hitungan detik.
Penutup yang penuh humor ini menjadi penyeimbang dari padatnya agenda pembahasan RAPBD. Selain mencairkan atmosfer, momen tersebut menjadi pengingat bahwa dinamika kerja pemerintah daerah tidak selalu harus kaku, dan sedikit hiburan dapat mempererat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
Sehingganya rapat paripurna tersebut berakhir dengan nuansa segar dan penuh senyum, menyisakan cerita ringan di balik agenda besar penyusunan anggaran 2026. (pd)







