pagata.id | Langkah ambisius Desa Girisa, Kecamatan Paguyaman dalam memperelok kawasannya kini kian mendekati garis akhir.
Proyek pembenahan lingkungan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo tersebut resmi bergulir ke tahapan pemungkas.
Keberhasilan di fase awal ditandai dengan rampungnya penataan di seluruh zona pemukiman warga.
Area yang dulunya tampak tidak teratur kini berubah total menjadi lingkungan hunian yang tertata rapi dan higienis.
Memasuki fase kedua, fokus pengerjaan mulai disalurkan ke sektor terluar desa. Kepala Desa Girisa, Andrias Nonowa, S.H., menyebutkan bahwa penanganan batas wilayah dan gapura desa kini menjadi agenda utama.
“Zona hunian masyarakat sudah selesai disolek. Sekarang giliran akses masuk desa yang kita benahi. Pintu gerbang merupakan wajah desa, jadi harus memberikan kesan indah dan berkesan bagi setiap orang yang lewat,” jelas Andrias. Selasa (18/8/2026)
Meliputi area seluas 10 hektar, pihak desa memproyeksikan seluruh aktivitas fisik dalam program ini akan tuntas sepenuhnya dalam jangka satu minggu ke depan.
Selain mengubah estetika wilayah, peremajaan ini dirancang sebagai landasan awal untuk memancing masuknya bantuan infrastruktur yang lebih luas.
Pemdes Girisa optimistis keberhasilan penataan ini akan memperbesar peluang turunnya alokasi anggaran pembangunan dari tingkat kabupaten maupun Provinsi Gorontalo.
Beberapa usulan penting yang turut didorong seiring proyek ini meliputi pembenahan jalan utama desa serta penyediaan Akses Jalan Usaha Tani (JUT) untuk menopang kegiatan ekonomi para petani setempat.
Lewat integrasi pembangunan dari batas luar hingga ke dalam zona warga, Desa Girisa siap tampil sebagai model desa mandiri yang tertata dan berdaya saing di wilayah Boalemo. (pd)





























