BOALEMO, pagata.id | Sebuah momen relegius mewarnai proses stake out atau penentuan titik koordinat pembangunan Batalyon Teritorial (Yon TP) Bituo di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Jumat (1/5/2026).
Di tengah hamparan lahan seluas 50 hektare, Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, tampak memimpin doa bersama demi kelancaran proyek strategis nasional tersebut.
Berdiri berdampingan dengan Ketua Tim Pusat Konstruksi (PUSKON) Kemenhan RI, Kolonel Czi Wahyu Widi, serta jajaran pimpinan OPD, suasana ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dan pusat dalam memulai pembangunan pangkalan militer tersebut.
“Doa ini adalah bentuk penyerahan diri kita kepada Yang Maha Kuasa, agar niat baik membangun benteng pertahanan negara di tanah Boalemo ini senantiasa diberkahi dan dijauhkan dari hambatan,” ujar Lahmuddin disela-sela mendampingi kunjungan di lokasi.
Lebih dari sekadar proyek fisik, lahir dari doa bersama ini mencerminkan bahwa pembangunan Yon TP Bituo bukan sekadar urusan teknis konstruksi atau penentuan batas lahan semata.
Ada harapan besar yang dititipkan masyarakat Boalemo di atas tanah seluas 50 hektare tersebut.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama tim ahli dari Kementerian Pertahanan menunjukkan sinergi yang solid.

Bagi Pemkab Boalemo, penetapan titik koordinat ini adalah langkah awal transformasi Kecamatan Tilamuta menjadi kawasan strategis baru.
“Kita melihat hari ini bukan hanya soal patok koordinat, tapi soal keseriusan. Berkat doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami yakin kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan keamanan yang membanggakan Boalemo di masa depan,” tambah Lahmuddin.
Kawasan Tilamuta, khususnya Desa Piloliyanga, diprediksi akan mengalami perubahan wajah yang signifikan.
Dengan penempatan sekitar 1.190 personel TNI nantinya, wilayah ini tidak hanya akan menguatkan pertahanan wilayah, tetapi juga memicu geliat usaha mikro dan menengah di sekitarnya.
Sementara itu, Kolonel Czi Wahyu Widi mengapresiasi sambutan hangat dan dukungan spiritual dari pemerintah daerah.
Dirinya menegaskan bahwa setelah tahapan stake out dan doa bersama ini, pihaknya akan segera melakukan pembersihan lahan (cleaning) untuk memulai pembangunan fasilitas utama seperti barak dan dapur.
Dengan sinergi yang diawali dengan doa dan komitmen kuat, pembangunan Batalyon Teritorial Bituo diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Boalemo sebagai wilayah yang aman, strategis, dan sejahtera. (pd)







