Tanpa Dokumen Resmi, Kasus Brutal Debt Collector Kembali Berulah, Jurnalis di Boalemo Jadi Korban Perampasan

- Admin

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Yusuf saat melapor di SPKT Polres Boalemo, Foto/istmewa

Korban Yusuf saat melapor di SPKT Polres Boalemo, Foto/istmewa

Boalemo, pagata.id – Praktik penarikan paksa dan intimidasi oleh oknum penagih utang kembali terjadi, kali ini menimpa Yusuf, seorang jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan di Boalemo. Sepeda motor Yusuf dirampas sepihak oleh sekelompok oknum debt collector pada Sabtu (29/11/2025), dalam insiden yang diduga kuat melanggar prosedur hukum dan merampas hak pekerja pers.

Peristiwa ini bermula saat Yusuf dari Pohuwato menuju Wonosari. Di Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Boalemo, ia dicegat oleh seorang pria yang mengaku sebagai oknum debt collector dari FIF Tilamuta. Kunci motor Yusuf langsung direnggut.

“Kunci motor saya diambil. Lalu dia bilang ini motor ada masalah di kantor,” ujar Yusuf.

Tak lama, dua rekan pria tersebut datang. Yusuf mencoba meminta penjelasan karena ia yakin motornya telah lunas dan ia tidak memiliki urusan utang dengan lembaga pembiayaan FIF.

Yusuf mengakui BPKB motornya pernah dipinjam teman. Namun, ia menegaskan BPKB tersebut tidak digunakan di FIF.

“Saya tidak tahu sama sekali soal tunggakan yang katanya sudah tiga bulan, dan itu bukan di FIF, sementara yang datang menahan motor saya mengaku oknum debt collector FIF Tilamuta,” jelas Yusuf, menekankan kejanggalan dalam klaim tersebut.

Kecaman diarahkan pada proses penarikan yang sangat tidak prosedural. Yusuf mengaku oknum-oknum tersebut gagal menunjukkan identitas, surat tugas resmi, maupun dokumen tunggakan yang sah.

Alih-alih penjelasan, Yusuf justru dipaksa untuk menandatangani berkas yang ironisnya berisi pernyataan penyerahan kendaraan secara sukarela.

Selama dua jam ia menolak untuk menandatangani surat tersebut, menghadapi tekanan psikologis yang intens dari para oknum.

“Dua jam lamanya saya baku tahan tidak mau menandatangani,” kata Yusuf.

Dalam situasi yang semakin terdesak mengingat ia harus segera menemui narasumber dan lingkungan yang sudah tidak kondusif Yusuf terpaksa menyerah dan menandatangani berkas tersebut. “Situasinya sudah tidak kondusif lagi, terpaksa saya tanda tangan,” ungkapnya.

Yusuf memprotes keras tindakan penarikan paksa ini. Ia mengingatkan bahwa penarikan kendaraan hanya dapat dilakukan melalui mekanisme putusan pengadilan atau kesepakatan resmi yang didukung oleh kelengkapan dokumen sah.

“Saya berharap ada kejelasan. Ini sudah merugikan saya sebagai pekerja lapangan karena motor adalah alat utama saya bekerja,” tutup Yusuf, menuntut kejelasan atas kerugian yang ia derita sebagai seorang jurnalis.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden penarikan paksa yang diduga melanggar hukum ini. (*)

Toto Story adalah situs terbaik bagi pencari togel online dengan layanan profesional dan keamanan tingkat tinggi.

Sebagai bandar togel terpercaya, Toto Story menawarkan berbagai pasaran togel resmi dengan pembayaran cepat dan fair play.

Bagi pemain yang ingin meningkatkan peluang menang, rumus togel yang tersedia di Totostory dapat membantu menghitung angka jitu secara akurat. Selain itu, prediksi togel dari para ahli memberikan analisis mendalam tentang pola keluaran angka.

Tidak hanya itu, memahami arti mimpi juga bisa menjadi strategi dalam memilih angka taruhan. Lebih dari itu, buku mimpi di Totostory memberikan referensi lengkap mengenai tafsir mimpi dan angka yang berhubungan.

Para pemain juga bisa mengecek keluaran angka togel sebelumnya untuk menganalisis pola yang sering muncul. Dengan kombinasi strategi yang tepat, informasi akurat, dan layanan terpercaya, Totostory tetap menjadi pilihan utama bagi penggemar togel online yang mencari pengalaman bermain aman dan menguntungkan.

Berita Terkait

Ketimpangan Layanan Harus Diakhiri, Masyarakat Boalemo Juga Butuh Akses yang Merata
Sakit dan Terlantar, Bertahan Hidup di Bangunan Tanpa Dinding Kini Dievakuasi Pemkab Boalemo
Beban Kerja Meluas, Bupati Boalemo Sebut Kader Posyandu Jadi Informan Awal Pemerintah
PPP Boalemo Centang Biru, Gaet Dua ‘Singa Parlemen’ Lintas Partai
Kalah Jumlah Peserta, Boalemo Optimistis Cetak Prestasi di MTQ Tingkat Provinsi
Minimalisir Resiko, Kepala Desa di Boalemo Diwajibkan Gunakan Sistem Keuangan Berbasis Aplikasi
Jempol Lebih Cepat Bikin Status, Jangan Ikut Lomba, Ini Kompetisi Bukan Ring Drama
FL3SN, O2SN, dan OSN Tingkat Kabupaten Boalemo Siap Dimulai

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:14 WITA

Ketimpangan Layanan Harus Diakhiri, Masyarakat Boalemo Juga Butuh Akses yang Merata

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:06 WITA

Sakit dan Terlantar, Bertahan Hidup di Bangunan Tanpa Dinding Kini Dievakuasi Pemkab Boalemo

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:32 WITA

Beban Kerja Meluas, Bupati Boalemo Sebut Kader Posyandu Jadi Informan Awal Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:48 WITA

PPP Boalemo Centang Biru, Gaet Dua ‘Singa Parlemen’ Lintas Partai

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:53 WITA

Minimalisir Resiko, Kepala Desa di Boalemo Diwajibkan Gunakan Sistem Keuangan Berbasis Aplikasi

Berita Terbaru