Boalemo, pagata.id – Dinamika politik di Kabupaten Boalemo kembali menghangat menjelang periode kepemimpinan baru Partai Golkar. Sebagai salah satu partai besar dengan basis kuat di daerah, Golkar Boalemo menunjukkan kesiapannya menatap masa depan melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi, memperkokoh struktur organisasi, dan meneguhkan komitmen partai dalam membangun Boalemo yang unggul dan sejahtera.
Musda ke-VI Partai Golkar Kabupaten Boalemo untuk periode bakti 2025–2030 resmi digelar di Gedung Grand Amelia Hotel, dengan mengusung tema “Golkar Menang, Boalemo Unggul, Indonesia Maju” dan dihadiri oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, serta dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syaidah Rusli Habibie, M.M.
Turut hadir jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, para ketua partai politik se-Kabupaten Boalemo, serta kader dan simpatisan Partai Golkar dari semua kecamatan di Boalemo. Minggu (9/11/2025)
Musda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, mempertegas arah perjuangan partai, dan menyatukan langkah kader menuju kemenangan di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Boalemo periode sebelumnya, Lahmuddin Hambali, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kemenangan Partai Golkar dalam Pilkada lalu merupakan hasil kerja keras seluruh kader dan kekuatan politik pengusung.
“Kemenangan di Pilkada kemarin adalah kemenangan bersama. Olehnya kita harus bersyukur, karena ini adalah hasil sinergi dengan partai-partai pengusung lainnya,” ujar Lahmuddin.
Ia menyebut kemenangan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian politik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan bukti bahwa kerja kolektif dapat membawa hasil nyata bagi kemajuan daerah.

Lebih lanjut, Lahmuddin yang juga Wakil Bupati Boalemo itu menjelaskan bahwa keberhasilan itu harus dijaga dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab moral untuk terus berbuat bagi masyarakat.
“Kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari pengabdian yang lebih besar. Kita harus menjaga hubungan baik dengan semua partai pengusung, simpatisan, dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Partai Golkar. Semangat sinergi ini tidak boleh berhenti pada politik, tetapi harus kita wujudkan dalam kerja nyata untuk membangun Boalemo agar semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, di tengah suasana Musda yang penuh antusiasme, mulai bermunculan prediksi dari berbagai kalangan politik lokal. Lahmuddin Hambali diperkirakan akan kembali memimpin Partai Golkar Boalemo untuk periode lima tahun mendatang.
Dukungan kuat dari kader di tingkat kecamatan hingga pengurus provinsi menandakan kepercayaan besar terhadap kepemimpinan dan konsistensi Lahmuddin dalam membangun partai. Jika prediksi ini terwujud, terpilihnya Lahmuddin Hambali akan menjadi simbol kesinambungan dan stabilitas di tubuh Golkar Boalemo.
Kepemimpinannya dianggap mampu menjaga arah perjuangan partai sekaligus memperkuat komitmen terhadap koalisi politik yang telah terbangun. Di tengah dinamika politik daerah, kembalinya Lahmuddin ke kursi ketua juga diyakini akan mempertegas peran Golkar sebagai kekuatan utama yang mengedepankan kolaborasi, persatuan, dan semangat membangun Boalemo menuju masa depan yang lebih unggul dan sejahtera.
Musda ke-VI Partai Golkar Kabupaten Boalemo diharapkan menjadi ajang konsolidasi dan penyusunan strategi baru dalam memperkuat peran partai di tingkat daerah.
Dengan semangat “Golkar Menang, Boalemo Unggul, Indonesia Maju,” seluruh kader diharapkan mampu menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan terus menjadi bagian dari upaya membangun Boalemo yang lebih baik, dan membawa Golkar menjadi partai yang semakin dicintai masyarakat. (pd)







