BOALEMO, pagata.id | Kabar penting buat emak-emak di Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Sekarang, kaum ibu di tingkat lingkungan resmi punya ‘senjata’ buat ikut menjaga ketertiban kampung.
Mereka diajak dan diberikan hak langsung oleh pemerintah daerah untuk menegur warga atau tetangga yang kedapatan menggelar acara menyimpang dari aturan dan norma sosial.
Pesan ini dilemparkan langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, di hadapan jemaah Istigasah Akbar Muslimat NU di Kecamatan Botumoito. Sabtu (27/6/2026)
Menurutnya, peran ibu-ibu itu sangat kuat kalau sudah urusan menjaga moral lingkungan, apalagi buat melindungi anak-anak dari pengaruh buruk.
“Kami berharap Muslimat NU dapat mengambil peran. Ibu-ibu berhak mengingatkan apabila hal-hal tersebut terjadi di lingkungan masing-masing,” kata Lahmuddin.
Aksi turun tangan para emak-emak ini fokus pada pembenahan acara-acara hajatan warga yang sering kelewat batas.
Misalnya, acara yang sengaja ditabrakkan dengan waktu salat fardu, atau panggung hiburan yang menampilkan penyanyi berpakaian tidak sopan dan aksi pria berdandan seperti wanita.
Daripada cuma jadi penonton, kaum ibu kini diminta lebih berani bersuara dan memberikan edukasi secara baik-baik di lingkungan rumah mereka.
Langkah ini dinilai jauh lebih efektif buat mengerem perubahan perilaku sosial yang makin bebas, sekaligus menjadi mata dan telinga bagi pemerintah desa setempat. (pd)







