BOALEMO, pagata.id | Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo kini lebih selektif dalam menerbitkan izin pemanfaatan ruang bagi perusahaan swasta.
Dirinya memperingatkan para investor agar tidak hanya sekadar mengejar izin lahan yang luas tanpa adanya realisasi investasi yang nyata.
“Kita tidak ingin pengalaman masa lalu terulang. Ada perusahaan punya izin luas, tapi lahan tidak dimanfaatkan. Kita harus pastikan mereka benar-benar serius,” tegas Lahmuddin saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Penataan Ruang di Kantor Dinas PU Boalemo, Senin (10/5/2026).
Terkait permohonan PKKPR dari PT Pabrik Gula dan PT Gorontalo Mining Industry, Lahmuddin meminta agar pemberian izin dilakukan secara bertahap.
Hal ini bertujuan agar pemerintah daerah bisa melakukan evaluasi berkala terhadap progres di lapangan.
Dirinya menambahkan bahwa investasi yang masuk ke Boalemo harus menjadi mesin penggerak ekonomi, bukan justru menimbulkan masalah baru di masa depan.
“Investasi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam pembukaan lapangan kerja,” pungkasnya. (**)







