pagata.id | Bayangkan sudah kerja keras bagai kuda untuk daerah, tapi begitu badan drop dan butuh berobat, malah kebingungan karena tak punya kartu BPJS.
Realita pahit inilah yang diam-diam dialami oleh rombongan pegawai daerah dan mendadak bikin suasana pembahasan anggaran jadi ‘panas dingin’!
Isu yang bikin ngelus dada ini mendadak meledak dan memecah suasana kaku dalam Rapat Paripurna ke-46 DPRD Kabupaten Boalemo, Selasa (21/7/2026).
Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Boalemo menaruh perhatian serius terhadap nasib para pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Pemkab Boalemo didesak untuk segera memberikan fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS bagi para pegawai tersebut.
Aksi ‘skor’ Pemkab ini disuarakan tanpa tedeng aling-aling oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Boalemo, Arman Naway saat membacakan pandangan umum.

Didepan Bupati Rum Pagau dan jajaran OPD yang mendadak hening, Arman membeberkan penderitaan para pegawai yang ibaratnya disuruh survive sendiri saat kesehatan tumbang.
“Sampai dengan saat ini, mereka belum mendapatkan fasilitas penjaminan sosial berupa BPJS. Hal ini menyebabkan para P3K Paruh Waktu kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan saat berobat di rumah sakit maupun Puskesmas,” sindir Arman Naway.
Dirinya menegaskan, menyuruh P3K Paruh Waktu bayar BPJS Mandiri atau menanggung biaya rumah sakit pakai uang pribadi itu sama saja ajakan ‘sakit jiwa bertahap’. Dengan gaji yang pas-pasan, dompet mereka dijamin langsung kritis sebelum sempat diinfus!
“Oleh karena itu, nasib dan perlindungan kesehatan para P3K Paruh Waktu ini perlu dipikirkan dan diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah,” tegasnya dengan nada menohok.
Meski sempat melempar ‘bom’ kritik yang bikin tegang suasana ruangan rapat, Fraksi NasDem tetap bersikap elegan.
Mereka menyatakan siap menerima Rancangan KUA-PPAS TA 2027 untuk dibahas ke tahap berikutnya tentunya dengan ultimatum halus, urusan BPJS ini wajib di GOL-kan, jangan cuma jadi janji manis di atas kertas! (pd)







